Aboout

Program Penelitian adalah pengembangan ilmu pengetahuan dan penciptaan teknologi yang bermanfaat bagi bangsa indonesia dan masyarakat global.


Kinerja penelitian ditentukan dari publikasi internasional, jumlah sitasi, pengakuan internasional berupa International Award, dan paten yang dihasilkan.


Empat Prioritas Penelitian ITB adalah: (1). Teknologi Informasi dan Komunikasi; (2). Rekayasa Transportasi dan Energi; (3). Infrastruktur dan Kebencanaan; (4). Pangan dan Kesehatan.


JELAJAHI PROGRAM PENELITIAN ITB

RISET ITB

Program penelitian untuk memperkuat budaya riset yang berkelanjutan dan berkualitas di ITB.

OVERSEAS RESEARCH GRANTS

Program penelitian terapan IPTEK dalam bidang industri, ekonomi, dan sosial melalui sumber dana The Asahi Glass Foundation.

OGFICE

Program penelitian dalam bidang teknologi gas alam dan pengentasan masalah lingkungan melalui sumber dana Osaka Gas Foundation.

POSTDOCTORAL FELLOWSHIP

Program penelitian kemitraan akademik dengan peneliti dan/atau akademisi internasional.

RISET KOLABORASI INDONESIA

Program penelitian kerjasama antara ITB dengan IPB, UGM, dan UNAIR.

PENELITIAN KEMNRISTEK/BRIN

Program penelitian melalui sumber dana BOPTN Kemenristek/BRIN.

BANTUAN PENYELENGGARAAN KONFERENSI INTERNASIONAL

Program bantuan untuk penyelenggaraan konferensi atau seminar ilmiah bertaraf internasional.

PRIORITAS RISET NASIONAL

Program penelitian untuk mengimplementasi Prioritas Riset Nasional 2020-2024 yang didukung RIRN melalui sumber dana LPDP.

GRANT RISET SAWIT

Program penelitian dan pengembangan kelapa sawit melalui sumber dana BPDPKS.

RISPRO KOLABORASI INTERNASIONAL

International Joint Research and Match Funding melalui sumber dana LPDP.

RISET INTERNASIONAL

Program penelitian kerjasama ITB dengan perguruan tinggi di luar negeri.

PROGRAM PENELITIAN KOLABORASI INDONESIA

Program penelitian kerjasama antara ITB dengan 12 PTNBH di Indonesia.

WORLD CLASS PROFESSOR

Program penelitian visiting professor kelas dunia untuk ditempatkan di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia dan mengirim peneliti Indonesia ke institusi asal visiting professor.

SEBARAN KERJASAMA PENELITIAN

VIDEO